Skip to content

PENGUMUMAN UJI KOMPETENSI AWAL

Pengumuman UKA Sudah Terbit !!!!, setelah kemarin diinformasikan bahwa pengumuman kelulusan UKA ditunda pada Kamis, 22 Maret 2012, ternyata ketika hari ini buka sergur.kemdiknas.go.id Pengumuman Kelulusan UKA Sudah Terbit!

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Nomor 12344/J/KP/2012 tanggal 16 Maret 2012 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2012, telah diumumkan peserta yang dinyatakan lulus UKA dan berhak mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) tahun 2012 sebanyak 248.733 orang.

Segera cek kelulusan rekan semua! Semoga semua lulus ya. Ada 248.733 peserta yang dinyatakan lulus, banyak kan?

Caranya
1. Kunjungi link dibawah atau langsung saja ke http://sergur.kemdiknas.go.id (ketikkan alamat ini di address bar browser jangan di halaman pencarian Google, agar langsung menuju sasaran)
2. Setelah halaman sergur kemdiknas.go.id terbuka klik pada jendela pop up yang muncul pada anak panah setelah tulisan”Nama-nama peserta yang lulus UKA dapat dilihat berikut ini” atau tutup jendela pop up terus klik saja pada menu “Hasil UKA”
3. Di Halaman Hasil UKA, pilih Provinsi, Kabupaten/Kota dan Jenjang Sekolah yang sesuai.
4. Akan muncul daftar yang lulus UKA berdasar urutan Abjad

*Kalau pencarian berdasar Nomer Peserta, tadi masih error, coba cek lagi siapa tahu sudah ada perbaikan.

Cek  Pengumuman Kelulusan Uji Kompetensi Awal (UKA) Sertifikasi Guru 2012 di link berikut ini:

 

sergur.kemdiknas.go.id 

BELAJAR KOMPUTER

FUNGSI TOMBOL CTRL +

  1. Ctrl + A         : untuk mengeblok seluruh teks
  2. Ctrl + B         : untuk menebalkan teks
  3. Ctrl + C         : untuk mengkopy
  4. Ctrl + D         : untuk pengaturan font
  5. Ctrl + E         : untuk pengaturan fungsi center
  6. Ctrl + F         : untuk mencari teks tertentu
  7. Ctrl + G        : untuk pergi ke halaman tertentu
  8. Ctrl + H        : untuk menggantikan teks tertentu dengan teks yang baru
  9. Ctrl + I          : untuk menampilkan teks dengan style Italic
  10. Ctrl + J         : untuk pengaturan rata kanan kiri
  11. Ctrl + K        : hyperlink yaitu untuk menghubungkan dengan file yang lain
  12. Ctrl + L        : untuk pengaturan rata kiri
  13. Ctrl + M       : untuk pengaturan indent  1 tabulasi kekanan
  14. Ctrl + shift + M           : untuk pengaturan indent  1 tabulasi kekiri­
  15. Ctrl + N        : membuat lembar  kerja baru
  16. Ctrl + O        : untuk membuka file yang pernah disimpan
  17. Ctrl + P         : untuk mencetak dokumen
  18. Ctrl + Q        : untuk menghapus fungsi bullet and numbering pada baris tertentu
  19. Ctrl + R        : untuk pengaturan rata kanan
  20. Ctrl + S         : untuk menyimpan dokumen
  21. Ctrl + T         : untuk menggeser hanging indent 1 tabulasi ke kanan
  22. Ctrl + shift + T             : untuk menggeser hanging indent 1 tabulasi ke kiri
  23. Ctrl + U        : untuk menampilkan teks dengan style underline
  24. Ctrl + V        : untuk menggandakan hasil kopian
  25. Ctrl + W       : untuk menutup file yang aktif
  26. Ctrl + X        : untuk memindahkan/memotong teks
  27. Ctrl + Y        : redo yaitu untuk kembali ke perintah berikutnya
  28. Ctrl + Z        : undo yaitu untuk kembali ke perintah sebelumnya
  29. Ctrl + 1         : untuk mengatur line spasing menjadi 1
  30. Ctrl + 2        : untuk mengatur line spasing menjadi 2
  31. Ctrl + 5        : untuk mengatur line spasing menjadi 1.5
  32. Ctrl + home                 : untuk ke awal teks
  33. Ctrl + end                     : untuk ke akhir teks
  34. Ctrl + ]         : untuk mengatur ukuran huruf menjadi lebih besar
  35. Ctrl + [         : untuk mengatur ukuran huruf menjadi lebih kecil
  36. Ctrl + enter : untuk menambah satu halaman baru
  37. Ctrl + =        : untuk mengatur teks menjadi subscript
  38. Ctrl + Shift + =            : untuk mengatur teks menjadi superscript
  39. Ctrl + tanda panah    : untuk menggerakan kursor satu kata kearah sesuai panah
  40. Shift + F3    : untuk mengubah teks menjadi kapital semua/kapital huruf awal/kecil semua

BELAJAR MEMBUAT BLOG

Panduan Membuat Blog Panduan membuat Blog di Blogspot Mungkin ada diantara anda-anda yang belum tahu tentang blog dan bertanya-tanya tentang blog, maka saya akan mengulas sedikit tentang blog menurut versi saya sendiri.

1. Apa itu Blog ? Blog ( singkatan dari Web log) adalah situs yang sifatnya lebih pribadi, yaitu lebih berat kepada penggambaran dari si pembuat blog itu sendiri. Blog dibuat oleh para desainer penyedia blog agar bekerja secara otomatis dan mudah untuk dioperasikan , jadi bagi kita-kita yang masih bingung dengan bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website tidak jadi persoalan. Apabila anda sudah bisa membuat sebuah account email di internet, maka dalam membuat blog pun saya yakin anda bisa.

2. Cara membuat blog Seperti halnya e-mail, dalam membuat blog pun kita harus mempunyai sebuah account terlebih dahulu, oleh karena itu silahkan daftarkan diri anda terlebih dahulu di free blog provider (penyedia hosting/domain blog gratis). Free blog provider sangatlah banyak terdapat di internet dan beberapa yang populer saat ini adalah http://www.blogger.com, http://www.wordpress.com serta http://blogsome.com. Dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang cara pembuatan blog di http://www.blogger.com. Silahkan anda klik gambar dibawah untuk mendaftar. Setelah anda berada pada situs blogger.com, anda akan melihat gambar seperti gambar di atas. Silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini :

1. Klik tanda anak panah yang bertuliskan ” CIPTAKAN BLOG ANDA “

2. Isilah Alamat Email dengan alamat email anda (tentunya yang valid)

3. Isikan kembali alamat email anda tadi pada form Ketik ulang alamat email

4. Tuliskan password yang anda inginkan pada form Masukkan sebuah password

5. Isikan kembali password anda tadi pada form Ketik ulang sandi (password)

6. Isi Nama Tampilan dengan nama yang ingin anda tampilkan

7. Tulis tulisan yang tertera pada form Verifikasi Kata. Beri tanda tik/cek pada kotak di pinggir tulisan Saya menerima Persyaratan dan Layanan.

8. Klik gambar anak panah yang bertuliskan “LANJUTKAN”

9. Tuliskan judul blog yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi) pada form Judul Blog

10. Tulis nama situs anda pada form Alamat Blog (URL)

11. Tulislah tulisan verifikasi yang ditampilkan pada form Verifikasi kata, jika sudah selesai klik gambar panah yang bertuliskan “LANJUTKAN”.

12. Pilihlah gambar (template) yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi), kemudian klik gambar anak panah yang bertuliskan “LANJUTKAN”

13. Setelah keluar tulisan “Blog Anda telah diciptakan”. Klik gambar panah bertuliskan “MULAI POSTING”. Silahkan anda tuliskan semau anda, jika sudah selesai klik tombol “MEMPUBLISKAN POSTING”.

Isi ( Content ) blog Bagi para pemula, biasanya mereka bingung setelah daftar membuat blog apa yang harus di isi ( diposting) dalam sebuah blog. Isi ( content ) dari sebuah blog tentu saja terserah kepadasi pemilik blog itu sendiri, apakah mau di isi puisi, perjalan hidup, teknik, ataupun apa saja. Nah di sini saya menyarankan, isilah blog anda tersebut dengan minat ataupun hoby serta keahlian anda sendiri, karena tentu saja di luar sana banyak sekali orang yang tentunya sama minat dan hoby nya dengan anda, sehingga mereka akan tertarik untuk membaca tulisan-tulisan anda.

Kamus Astronomi

A

Albedo: perbandingan antara intensitas cahaya yang diterima dari Matahari dengan yang dipantulkan oleh permukaan planet. Bulan memiliki albedo 0,113 dan Bumi 0,367

Apfokus: jarak terjauh sebuah benda terhadap titik fokus elips orbitnya. Misalnya, jarak terjauh Bumi dari Matahari disebut dengan aphelion. Dalam sistem Bulan – Bumi, namanya apogee. Dalam sistem bintang ganda, namanya apastron. Bumi berada di aphelion saat bulan Juli.

Asensiorekta: salah satu besaran dalam koordinat ekuatorial yang mendefinisikan jarak antara titik gamma dengan benda langit. Asensiorekta dihitung sepanjang ekuator langit dari 0 – 24 jam.

Asteroid: benda kecil di tata surya, yang sangat banyak terdapat di antara orbit Mars dan Jupiter. Selain itu, ada juga NEA, Near Earth Asteroid atau asteroid di dekat Bumi.

Astrometri: cabang ilmu dalam astronomi yang mempelajari penentuan posisi objek langit. Contohnya penentuan orbit bintang ganda, asteroid, dan gerak diri bintang.

Astrofisika: cabang ilmu dalam astronomi yang mempelajari proses fisika yang terjadi di dalam objek langit. Seperti reaksi nuklir di dalam inti bintang dan proses hantaran energi dari inti bintang hingga ke atmosfernya.

Aurora: cahaya yang timbul di lapisan ionosfer akibat interaksi antara partikel bermuatan yang berasal dari angin Matahari dengan medan magnet planet. Di Bumi, aurora ada 2 macam, yaitu aurora Borealis (terlihat dari Bumi belahan utara) dan aurora Australis (terlihat dari Bumi belahan selatan).

B

Benda Hitam (Black Body): benda hipotetis yang menyerap semua energi yang diterimanya. Benda ini dapat didekati dengan membuat eksperimen berikut: sebuah benda berongga yang diberi lubang kecil dipanaskan. Apabila kita amati lubang yang ada di benda tersebut maka sifat pancaran energinya mendekati sifat benda hitam.

Bolide: bola api yang mengeluarkan suara bergemuruh, yang timbul ketika meteor melintas di udara.

Bulge: bagian pusat dari sebuah galaksi spiral yang menonjol, berbentuk spheroid yang ukuran tiga sumbunya berbeda.

C

Centaurus: rasi berbentuk setengah manusia dan setengah kuda yang berada di belahan langit selatan. Rasi ini berada sangat dekat dengan rasi Crux. Dua kakinya, dua bintang paling terang di rasi ini yaitu bintang Alfa dan Beta Centauri, menunjuk rasi Crux di sebelah baratnya.

Crux: rasi berbentuk salib/layang-layang yang berada di belahan langit selatan. Rasi ini menjadi salah satu penunjuk arah selatan yang cukup akurat.

D

Deklinasi: salah satu besaran dalam koordinat ekuatorial yang mendefinisikan jarak antara benda langit dengan ekuator langit. Dihitung dalam satuan derajat dari -90 – 0 – 90.

E

Ekuator langit: garis imajiner yang membagi langit menjadi dua bagian sama besar, yaitu belahan langit utara dan selatan.

Ekliptika: bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari. Bidang ini membentuk sudut sebesar 23,5 derajat dengan ekuator langit. Dapat juga dikatakan sebagai lintasan semu Matahari selama satu tahun di langit.

Elongasi: sudut yang dibentuk antara Matahari, Bumi, dan planet.

F

Fotosfer: bagian dari Matahari yang memancarkan cahaya.

G

Galaksi: kumpulan terbesar bintang-bintang di alam semesta. Memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam-macam, seperti spiral, elips, dan tak beraturan. Galaksi Bimasakti (Milky Way Galaxy) berbentuk spiral.

Gerhana: peristiwa tertutupnya sebuah objek karena adanya objek yang melintas di depannya. Kedua objek yang terlibat dalam gerhana ini memiliki ukuran yang hampir sama jika diamati dari Bumi. Contohnya gerhana Matahari dan gerhana Bulan.

Grup Lokal (Local Group): kelompok kecil galaksi di sekitar Galaksi Bimasakti. Beranggotakan sekitar 30 galaksi, kelompok galaksi ini hanya beranggotakan sedikit galaksi yang berukuran besar, di antaranya adalah Bimasakti, Andromeda, Awan Magellan Besar, dan Awan Magellan Kecil.

Gugus bintang (star cluster): sekelompok bintang-bintang yang berdekatan karena dilahirkan pada daerah yang sama. Terdapat dua jenis gugus bintang, yaitu gugus terbuka dan gugus bola.

Gugus terbuka/galaktik (open cluster ): gugus bintang dengan bintang anggota berjumlah kurang dari 100 bintang. Ruang antar bintang terlihat renggang

Gugus bola (globular cluster): gugus bintang dengan bintang anggota berjumlah hingga jutaan bintang. Ruang antar bintang terlihat rapat.

H

Halo galaksi: komponen terbesar dari sebuah galaksi spiral. Diperkirakan bahkan membentang lebih jauh dari batas terjauh piringan yang bisa dilihat.

Horison: garis khayal yang membatasi wilayah langit yang dapat diamati dengan permukaan Bumi yang dipijak pengamat. Di laut yang luas, horison mempertemukan laut dengan langit.

I

Inklinasi: sudut yang terbentuk akibat dua bidang yang tidak terletak sejajar. Inklinasi ekliptika dengan ekuator langit adalah 23,5 derajat, inklinasi orbit Bulan dengan ekliptika adalah 5 derajat.

J

Jupiter: nama salah satu planet di tata surya kita.

K

Katai putih: salah satu tahapan akhir dari evolusi bintang yang terjadi ketika bintang menghembuskan selubungnya setelah menjadi planetary nebula dan hanya menyisakan bagian intinya saja. Matahari diyakini akan menjadi sebuah bintang katai putih.

Komet: benda kecil di tata surya yang terlihat memiliki ekor ketika melintas di dekat Matahari. Karena orbitnya yang sangat eksentrik, komet lebih sering diamati ketika berada di dekat Matahari saja. Contoh: komet Halley yang mendekati Matahari setiap 76 tahun sekali.

Konjungsi: konfigurasi yang terbentuk ketika planet – Matahari – Bumi berada pada satu garis lurus. Untuk planet dalam, formasi seperti itu disebut dengan konjungsi superior. Sedangkan konfigurasi Matahari – planet – Bumi disebut konjungsi inferior. Sudut elongasi planet saat konjungsi adalah 0° .

Kuadratur (timur dan barat): konfigurasi yang terbentuk ketika elongasi planet luar adalah 90° .

L

Leonid: salah satu nama hujan meteor yang terkenal karena jumlah meteornya sangat banyak dan spektakuler. Diambil dari nama rasi Leo yang menjadi titik radian/titik tempat meteor-meteor yang terjadi “berasal.”

M

Magnitudo: satuan yang digunakan untuk menyatakan kecerlangan suatu bintang/benda langit.

Meridian: garis khayal yang menghubungkan kutub utara langit dan kutub selatan langit dan memisahkan belahan langit sebelah timur dengan langit barat. Peristiwa saat objek langit melintasi meridian dari timur ke barat disebut juga transit.

Messier: nama katalog untuk 110 benda-benda langit yang menarik, berisi nebula, gugus bintang, dan galaksi. Nama Messier diambil dari nama penemunya, Charles Messier (1730-1817) seorang astronom Prancis.

Meteor: kilatan cahaya di langit yang diakibatkan oleh masuknya benda asing ke Bumi. Benda tersebut akan bergesekan dengan partikel di atmosfer Bumi sehingga memanas dan memijar. Benda ini bisa saja habis terbakar atau terus melaju hingga menumbuk permukaan Bumi.

Meteorit: meteor yang tidak habis terbakar di atmosfer dan menumbuk permukaan Bumi.

Meteoroid: benda yang ukurannya lebih kecil dari asteroid dan lebih besar dari atom yang terdapat di ruang angkasa dan menjadi benda yang menimbulkan meteor.

N

Nebula: sekumpulan gas dan debu yang memiliki kerapatan rendah. Dapat merupakan materi pembentuk bintang atau sebaliknya, merupakan sisa ledakan bintang (supernova).

O

Okultasi: peristiwa tertutupnya sebuah benda langit oleh benda langit lainnya yang lebih besar. Contohnya okultasi bintang oleh Bulan atau planet.

Oposisi: konfigurasi yang terbentuk ketika Matahari – Bumi – planet berada pada satu garis lurus. Sudut elongasi planet saat oposisi adalah 180° .

P

Parsek (parsec, pc): jarak objek yang memiliki paralaks sebesar 1 detik busur, yaitu sebesar 206265 SA atau 3.26 tahun cahaya.

Perifokus: jarak terdekat dari titik fokus untuk orbit elips. Apabila Matahari yang berada di titik fokus disebut dengan perihelion, bila bintang yang di titik fokus sebutannya adalah periastron. Bumi berada di titik perihelion pada bulan Januari

Polusi Cahaya: polusi karena cahaya yang menerangi langit malam. Hal ini sangat mengganggu pengamatan astronomi karena informasi dari langit datang dalam bentuk cahaya, sehingga jika lingkungan sekitar terlalu terang oleh cahaya lampu penduduk/jalan maka benda langit akan semakin sulit dilihat.

Phobos: salah satu satelit/bulan milik planet Mars.

Pluto: nama benda di tata surya yang sempat digolongkan sebagai planet sebelum tahun 2006. Karena bentuk orbitnya, Pluto bisa menjadi lebih jauh daripada Neptunus atau lebih dekat.

Pulsar: pulsating radio source. Sumber pemancar energi radio yang pancarannya berubah-ubah secara periodik.

Q

Quasar: quasi stellar object. Objek yang tampak seperti bintang (sumber cahaya titik) namun berjarak sangat jauh dan mengindikasikan bahwa objek ini berada di luar Galaksi. Diketahui sebagai galaksi yang memiliki bagian inti yang aktif (Active Galactic Nuclei)

R

Rasi: kumpulan bintang yang tampak berdekatan di langit dan membentuk benda khayal bila dibuat garis yang menghubungkan bintang-bintangnya.

Reflektor: jenis teleskop yang menggunakan cermin dalam sistem optiknya

Refraktor: jenis teleskop yang menggunakan lensa dalam sistem optiknya

S

Sabuk Van Allen: daerah di ruang angkasa dekat Bumi yang berbentuk donat yang berisikan partikel bermuatan

Satuan Astronomi, SA (Astronomy Unit, AU): jarak rata-rata Bumi – Matahari, sebesar 149.6 juta km, atau disederhanakan menjadi 150 juta km. Penggunaan jarak ini terbatas pada lingkup tata surya.

Supernova: peristiwa meledaknya bintang, yang menjadi tahapan akhir evolusi bintang bermassa besar.

T

Tahun Cahaya (light year, ly): jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu 1 tahun. Kalikan kecepatan tempuh cahaya (300.000 km/dt) dengan jumlah detik dalam setahun. Hasilnya adalah 946 x 10^14 km atau 6324 AU. Jarak Matahari – Bumi adalah 8 menit cahaya.

Tata surya: sistem banyak benda yang bercirikan adanya sebuah benda dominan berupa bintang yang dikelilingi benda-benda lainnya yang lebih kecil. Hingga kini telah banyak ditemukan sistem tata surya di bintang lain, selain tata surya yang kita tinggali (Matahari dan 8 planetnya).

Teleskop: piranti optik astronomi yang membantu mata untuk mengamati benda-benda langit yang redup. Sistem kerja utamanya adalah mengumpulkan cahaya.

Transit: peristiwa melintasnya sebuah benda langit di meridian (disebut juga kulminasi atas). Arti lainnya adalah peristiwa melintasnya planet Merkurius atau Venus di depan piringan Matahari ketika diamati dari Bumi.

Trojan: kelompok asteroid yang berada di lintasan/orbit Jupiter, berjarak sudut 60 derajat di depan dan belakang Jupiter. Dengan demikian, asteroid ini mengorbit Matahari bersama-sama Jupiter dan tidak akan pernah menumbuk Jupiter.

U

Ultraungu: suatu daerah energi dengan panjang gelombang yang pendek dan energi tinggi.

V

Vernal equinox: suatu waktu di kala Matahari berada tepat di titik perpotongan antara ekliptika dengan ekuator, sehingga pada saat itu panjang siang dan malam di Bumi di semua tempat adalah sama. Terjadi pada tanggal 21 Maret. Bisa disebut juga sebagai equinox awal.

W

W-Virginis: nama bintang variabel yang terletak di rasi Virgo

X

X-ray: sinar X. Pancaran elektromagnetik dengan energi tinggi.

Y

Yerkes: nama sistem klasifikasi bintang berdasarkan luminositas.

Z

Zenith: titik di langit yang berada tepat di atas kepala. Lawannya adalah Nadir.

Zodiak: kelompok rasi yang dilewati ekliptika (Matahari) sepanjang tahun. Ada 12 rasi dalam zodiak yang dikaitkan dengan astrologi.

SUMBER : duniaastronomi.com

Merkurius, Planet Terkecil, Terdekat, dan Tercepat

Merkurius adalah planet terkecil di tata surya dan terdekat dari Matahari. Nama planet ini diambil dari nama dewa pengantar pesan jaman Romawi kuno. Ia diberi nama tersebut karena pergerakannya di langit yang sangat cepat.

Planet Merkurius (Sumber: Wikipedia)Planet Merkurius (Sumber: Wikipedia)

Dari Bumi, Merkurius hanya bisa diamati secara visual pada jarak maksimum 28,3 derajat dari Matahari. Artinya, planet ini hanya terlihat di langit timur sebelum Matahari terbit atau di barat setelah Matahari terbenam. Dengan jarak sudut sekecil itu, kita hanya memiliki waktu maksimum selama 1 jam 53 menit saja untuk mengamati planet ini, yaitu pada saat Merkurius mencapai elongasi maksimalnya. Jadi, kita tidak akan pernah bisa melihat Merkurius berada di zenith (lihat gambar di bawah). Karena kemunculannya yang bergantian itu planet ini sempat diidentifikasi oleh masyarakat Yunani kuno sebagai 2 benda yang berbeda. Kala itu, Merkurius yang muncul di langit timur diberi nama Apollo dan yang muncul di langit barat diberi nama Hermes.

Jika kita berada di Merkurius, kita dapat menyaksikan Matahari bergerak retrograde di langit. Di satu lokasi, setelah terbit di timur dan sebelum melintasi meridian, Matahari akan sedikit bergerak mundur lalu kembali bergerak ke barat hingga terbenam. Begitu pula setelah Matahari terbenam, ia akan mengalami gerak retrograde sekali lagi (walaupun tidak dapat diamati). Akibatnya, satu hari di sana (sekali siang dan sekali malam) sama dengan 176 hari Bumi (sekitar 6 bulan). Silakan lihat sendiri dengan menggunakan program simulasi langit Stellarium.

Penyebab gerak retrograde Matahari itu berkaitan dengan periode revolusi dan rotasinya. Periode revolusi Merkurius adalah 88 hari Bumi, sedangkan periode rotasinya adalah 58,7 hari Bumi. Kita bisa lihat bahwa perbandingan periode rotasi dan revolusinya adalah 2/3. Artinya, planet ini menyelesaikan 2 kali revolusinya dalam waktu yang bersamaan dengan 3 kali rotasi.

Planet dalam jika dilihat dari Bumi (Sumber: Wikipedia)Planet dalam jika dilihat dari Bumi (Sumber: Wikipedia)

Hubungan antara periode rotasi dan revolusi ini (disebut juga dengan resonansi) adalah hal yang unik di tata surya. Resonansi yang umum terdapat di tata surya adalah 1:1. Artinya, periode rotasi sama dengan periode revolusi. Misalnya pada sistem Pluto dan Charon, yang masing-masing memiliki periode rotasi yang sama dengan periode revolusi Charon terhadap Pluto. Akibatnya, Pluto dan Charon saling menunjukkan permukaan yang tetap. Bulan juga memiliki resonansi 1:1 karena periode rotasinya sama dengan periodenya mengelilingi Bumi. Kita tahu akibatnya, yaitu permukaan Bulan yang terlihat dari Bumi selalu tetap.

Ciri fisik
Planet batuan ini hanya berdiameter 4800 km. Ukuran ini lebih kecil dari Ganymede dan Titan, 2 satelit terbesar di tata surya. Tetapi Merkurius masih lebih masif dari keduanya. Dan kerapatannya 5,43 g/cm^3, menjadikannya benda dengan kerapatan tertinggi kedua di tata surya setelah Bumi. Ketebalan bagian inti planet ini lebih dominan relatif terhadap ukurannya, yaitu mencapai 60% dari massanya. Jaraknya dari Matahari antara 46 juta km hingga 70 juta km. Eksentrisitas orbitnya paling besar di antara semua planet, yaitu 0,21.

Inklinasi orbit Merkurius terhadap ekliptika adalah 7 derajat. Sudut kemiringan sumbu rotasinya terhadap sumbu revolusi mendekati nol, sekitar 0,027 derajat. Masih lebih kecil dari Jupiter yang sebesar 3,1 derajat. Dengan sudut sekecil itu, tidak ada 4 musim di Merkurius belahan utara dan selatan. Temperatur di permukaannya bervariasi antara 80 – 700 K.

Misi penerbangan ke Merkurius
Merkurius adalah salah satu objek yang sulit diamati, sehingga tidak banyak informasi yang bisa diperoleh darinya. Bahkan, periode rotasi planet ini baru diketahui benar pada tahun 1965 setelah Merkurius diamati dengan radar.

Pengiriman wahana untuk meneliti Merkurius dari dekat pun tidak mudah. Posisinya yang dekat dengan Matahari, ketiadaan atmosfer, dan perbedaan laju orbit adalah beberapa hal yang menyulitkan. Alhasil, hingga kini baru ada 1 misi yang sukses mengamati Merkurius, yaitu Mariner 10.

Wahana Mariner 10 diluncurkan pada 3 November 1973. Proses keberangkatannya yang memanfaatkan planet Venus (sebagai “ketapel” gravitasi) adalah yang pertama dilakukan dalam sejarah penerbangan antariksa. Ketika melintas di dekat Venus, wahana ini mengambil rekaman fotografi ultraungu dari planet itu. Walaupun Venus sudah pernah diamati dengan teleskop landas Bumi sebelumnya, tetap saja foto Venus yang diberikan Mariner 10 ini mengundang kekaguman para peneliti.

Wahana ini telah memberikan pengetahuan luar biasa tentang permukaan Merkurius. Selain itu, wahana ini juga mendeteksi adanya medan magnet di Merkurius. Satu hal yang mengagetkan bagi peneliti karena planet ini memiliki rotasi yang lambat. Akhirnya, pada tahun 1975 Mariner 10 pun sudah tidak berfungsi lagi setelah bahan bakarnya habis dan kontak dihentikan.

Mariner 10 (kiri) dan Messenger (Sumber: Wikipedia)Mariner 10 (kiri) dan Messenger (Sumber: Wikipedia)

Baru pada tahun 1998, misi terbaru ke Merkurius mulai direncanakan. Wahana pada misi itu dinamai Messenger, yang diluncurkan pada tanggal 3 Agustus 2004. Target misi ini adalah mengorbit Merkurius pada tanggal 18 Maret 2011. Terdapat 6 pertanyaan yang harus dicari jawabannya oleh Messenger: 1. Mengapa kerapatan Merkurius begitu tinggi?; 2. Bagaimana riwayat sejarah geologis planet ini?; 3. Bagaimana sifat medan magnet Merkurius?; 4. Bagaimana susunan internal Merkurius?; 5. Apa materi yang terdapat pada kutub-kutub Merkurius?; dan 6. Bagaimana komposisi atmosfer Merkurius?

Di masa yang akan datang, sebuah misi lagi akan dijalankan. Namanya BepiColombo. Misi ini akan melengkapi data yang didapat Messenger. Direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2013 dan mengorbit Merkurius pada tahun 2019, BepiColombo akan mengumpulkan data selama 1 atau 2 tahun. Para ilmuwan tentunya berharap kedua misi tersebut akan membawa manusia semakin mengenal karakteristik planet kecil ini.

sumber : duniaastronomi.com

BELAJAR KOMPUTER

FUNGSI TOMBOL CTRL +

  1. Ctrl + A         : untuk mengeblok seluruh teks
  2. Ctrl + B         : untuk menebalkan teks
  3. Ctrl + C         : untuk mengkopy
  4. Ctrl + D         : untuk pengaturan font
  5. Ctrl + E         : untuk pengaturan fungsi center
  6. Ctrl + F         : untuk mencari teks tertentu
  7. Ctrl + G        : untuk pergi ke halaman tertentu
  8. Ctrl + H        : untuk menggantikan teks tertentu dengan teks yang baru
  9. Ctrl + I          : untuk menampilkan teks dengan style Italic
  10. Ctrl + J         : untuk pengaturan rata kanan kiri
  11. Ctrl + K        : hyperlink yaitu untuk menghubungkan dengan file yang lain
  12. Ctrl + L        : untuk pengaturan rata kiri
  13. Ctrl + M       : untuk pengaturan indent  1 tabulasi kekanan
  14. Ctrl + shift + M           : untuk pengaturan indent  1 tabulasi kekiri­
  15. Ctrl + N        : membuat lembar  kerja baru
  16. Ctrl + O        : untuk membuka file yang pernah disimpan
  17. Ctrl + P         : untuk mencetak dokumen
  18. Ctrl + Q        : untuk menghapus fungsi bullet and numbering pada baris tertentu
  19. Ctrl + R        : untuk pengaturan rata kanan
  20. Ctrl + S         : untuk menyimpan dokumen
  21. Ctrl + T         : untuk menggeser hanging indent 1 tabulasi ke kanan
  22. Ctrl + shift + T             : untuk menggeser hanging indent 1 tabulasi ke kiri
  23. Ctrl + U        : untuk menampilkan teks dengan style underline
  24. Ctrl + V        : untuk menggandakan hasil kopian
  25. Ctrl + W       : untuk menutup file yang aktif
  26. Ctrl + X        : untuk memindahkan/memotong teks
  27. Ctrl + Y        : redo yaitu untuk kembali ke perintah berikutnya
  28. Ctrl + Z        : undo yaitu untuk kembali ke perintah sebelumnya
  29. Ctrl + 1         : untuk mengatur line spasing menjadi 1
  30. Ctrl + 2        : untuk mengatur line spasing menjadi 2
  31. Ctrl + 5        : untuk mengatur line spasing menjadi 1.5
  32. Ctrl + home                 : untuk ke awal teks
  33. Ctrl + end                     : untuk ke akhir teks
  34. Ctrl + ]         : untuk mengatur ukuran huruf menjadi lebih besar
  35. Ctrl + [         : untuk mengatur ukuran huruf menjadi lebih kecil
  36. Ctrl + enter : untuk menambah satu halaman baru
  37. Ctrl + =        : untuk mengatur teks menjadi subscript
  38. Ctrl + Shift + =            : untuk mengatur teks menjadi superscript
  39. Ctrl + tanda panah    : untuk menggerakan kursor satu kata kearah sesuai panah
  40. Shift + F3    : untuk mengubah teks menjadi kapital semua/kapital huruf awal/kecil semua

MODUL MS WORD 2007

MODUL MS WORD 2007